Rabu, 14 Desember 2016

Perubahan Normal Selama Postpartum Pada Ovarium dan Tuba Falopi





1. Uterus


a) Plasenta lahir :  TFU (setinggi pusat), berat uterus 1000 gram, diameter uterus  12,5 cm dan palpasi cervik teraba lunak / lembut.
b) 7 hari post partum : TFU ( pertengahan antara pusat symphisis), berat uterus 500 gram, diameter uterus 7,5 cm dan palpasi cervik 2 cm.
c) 2 minggu post partum : TFU tidak teraba, berat uterus 350 gram, diameter uterus 5 cm dan palpasi cervik 1 cm.
d) 6 minggu post partum : TFU normal, berat uterus 60 gram, diameter uterus 2,5 cm, dan palpasi cervik menyempit.

2. Lochea

Lochea adalah ekskresi cairan rahim selama masa nifas yang mengandung darah dan sisa jaringan desidua yang nekrotik dari dalam uterus. Lochea mempunyai perbahan karena proses involusi.


a) Lochea rubra / merah ( kruenta)

Muncul pada hari 1 sampai hari ke 4 masa post partum. Cairan yang keluar berwarna merah mengandung darah segar, jaringan sissa-sisa plasenta, didinding rahim, lemak bayi, lanugo dan mekonium.

b) Lochea sanguinolenta

Berwarna merah kecoklatan dan berlendir. Berlangsung dari hari ke 4 sampai hari ke 7 postpartum.

c) Lochea serosa

Lochea ini berwarna kuning kecoklatan karena mengandung serum, leukosit, dan laserasi plasenta. Muncul pada hari 7 sampai hari ke 14 post partum.

d) Lochea alba

Mengandung leukosit, sel desidua, sel epitel, selaput lendir serviks dan serabut jaringan yang mati. Berlangsung selama 2 sampai 6 minggu post partum.

3. Cervik

Cervik  mengalami involusi bersama – sama dengan uterus. Warna cervik merah kehitam-hitaman karena penuh pembuluh darah. Konsistensi lunak, kadang terdapat laserasi. Karena laserasi yang terjadi selama dilatasi, servik tidak pernah kembali pada keadan sebelum hamil.

Bentuknya seperti corong karena disebabkan oleh korpus uteri yang mengadakan kontraksi, sedangkan serviks tidak berkontraksi sehingga pada perbatasan antara korpus uteri dan serviks terbentuk cincin. Muara serviks yang berdilatasi 10 cm pada waktu persalinan menutup secara bertahap. Setelah bayi lahir, tangan masih bisa masuk ke rongga rahim, setelah 2 jam dapat dimasukki 2-3 jari, pada minggu ke 6 postpartum serviks menutup.

4. Ovarium dan tuba falopi

Setelah kelahiran plasenta, produksi estrogen dan progesteron menurun, sehingga menimbulkan mekanisme timbal balik dari siklus menstruasi. Dimana dimulainya kembali proses ovulasi sehingga wanita bisa hamil kembali.

5. Vulva dan vagina

Vulva dan vagina mengalami penekanan serta peregangan yang sangat besar selama proses persalinan dan akan kembali secara bertahap dalam 6-8 minggu postpartum. Penurunan hormone estrogen pada masa postpartum berperan dalam penipisan mukosa vagina dan hilangnya rugae. Rugae akan terlihat kembali pada sekitar minggu ke 4.



SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar