Kamis, 29 Desember 2016

Pengertian Peritonitis




Peritonitis adalah peradangan lapisan tipis di dinding bagian dalam perut (peritoneum). Peritoneum juga berfungsi untuk melindungi organ di dalam perut. Jika dibiarkan memburuk, maka peritonitis bisa menyebabkan infeksi seluruh sistem tubuh yang membahayakan nyawa.

Peritonitis bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti :

 Infeksi di seluruh tubuh (sepsis), yang bisa menyebabkan kegagalan organ secara mendadak.
 Ensefalopati hepatik, adalah hilangnya fungsi otak akibat organ hati tidak mampu lagi menyaring zat racun dalam darah.
 Infeksi aliran darah (bakteremia).
 Sindrom hepatorenal, adalah kegagalan ginjal progresif.

Peritonitis merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan secepatnya. Segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan sakit pada perut yang bertambah parah secara bertahap.


Gejala adalah sesuatu yang dirasakan dan diceritakan oleh penderita. Peritonitis memiliki beberapa gejala umum, yaitu :

 Demam dengan temperatur sangat tinggi.
 Perut terasa kembung.
 Detak jantung semakin cepat.
 Diare.
 Menggigil.
 Terus menerus merasa haus.
 Tidak mengeluarkan urine atau jumlah urine lebih sedikit.
 Sulit buang air besar dan mengeluarkan gas.
 Nafsu makan menurun.
 Kelelahan.
 Pembengkakan perut disertai nyeri saat perut disentuh.
 Mual dan muntah.

Bagi penderita gagal ginjal yang sedang menjalani tindakan dialisis peritoneal, cairan yang mengalir ke kantung penampung akan terlihat lebih keruh dan bisa mengandung bintik putih atau gumpalan. Anda mungkin tidak akan merasa kesakitan sama sekali jika peritonitis disebabkan oleh sirosis (kerusakan fungsi hati). Anda hanya akan merasa tidak enak badan atau muncul komplikasi dari penyakit hati berupa penumpukan cairan di rongga perut.


Infeksi pada peritoneum bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur. Jika dibedakan dari asal infeksinya, peritonitis dibagi menjadi dua jenis: peritonitis sekunder dan primer.

Peritonitis yang terjadi akibat penyebaran infeksi dari bagian tubuh lain biasa disebut peritonitis sekunder. Beberapa penyebab peritonitis sekunder adalah penyakit radang panggul, kelainan pencernaan seperti penyakit Crohn, pembedahan, robeknya ulkus atau tukak lambung, divertikulitis, luka parah pada perut akibat tusukan pisau atau tembakan, pecahnya usus buntu, dan peradangan pada pankreas (pankreatitis akut).

Sedangkan peritonitis primer adalah infeksi yang langsung muncul pada peritoneum. Biasanya, peritonitis primer terjadi akibat jaringan parut pada hati (sirosis atau kerusakan fungsi hati) atau karena prosedur medis (contohnya dialisis peritoneal).


Diagnosis merupakan langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi yang menjelaskan gejala dan tanda-tanda yang dialami oleh pasien. Beberapa hal yang biasanya dilakukan dokter untuk mendiagnosis peritonitis adalah :

 Pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa bagian perut penderita. Jika menderita peritonitis, biasanya, dinding perut akan terasa sakit saat disentuh.
  Tes darah dan tes urine. Tes ini untuk memastikan adanya infeksi.
  Pembedahan eksplorasi.
  Uji pencitraan. Dokter akan merekomendasikan penderita untuk menjalani pencitraan sinar-X, CT scan, atau ultrasound. Prosedur ini untuk memeriksa adanya lubang atau robekan lain pada saluran pencernaan.
 Analisis cairan peritoneum (parasintesis). Dokter akan mengambil sampel cairan peritoneum untuk memastikan adanya infeksi.

Bagi yang menjalani prosedur dialisis peritoneal, dokter juga akan memeriksa cairan dialisis untuk mendiagnosis peritonitis.


Agar lebih mudah untuk dimonitor, penderita peritonitis akan disarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit. Beberapa penanganan bagi penderita peritonitis adalah :

 Pemberian obat-obatan. Penderita akan diberikan obat antibiotik dan antijamur, biasanya selama 10 sampai 14 hari. Dokter juga akan memberikan obat pereda rasa sakit, jika penderita merasa kesakitan.

 Pembedahan. Dokter umumnya akan melakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat bagian peritoneum yang rusak parah dan juga mengeringkan abses.

 Selang makanan. Dokter akan memasang selang makanan, sebab kebanyakan penderita peritonitis mengalami kesulitan dalam mencerna makanan. Selang ini akan menyalurkan nutrisi melalui hidung atau langsung ke dalam perut. Bila cara ini masih belum cocok dengan kondisi penderita, maka nutrisi akan diberikan melalui infus langsung ke pembuluh darah.

Bagi seseorang yang menjalani tindakan dialisis peritoneal, ada beberapa langkah untuk menghindari peritonitis yaitu :

 Cuci bersih tangan sebelum mengganti kateter.
 Bersihkan kulit sekitar kateter dengan antiseptik setiap hari.
 Simpan persediaan kateter pada tempat yang higienis.
 Kenakan masker bedah saat mengganti cairan dialisis.
 Jangan tidur dengan binatang peliharaan.
 Pelajarilah teknik mengganti kateter yang benar dan steril.



SEMOGA BERMANFAAT

Selasa, 27 Desember 2016

Istilah Relaksasi Ibu Hamil




Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan akan mengakibatkan beberapa kondisi kesehatan pada ibu hamil diantaranya adalah merasakan cepat lelah dan pegal. Selain itu bagi anda yang mengalami kehamilan pertama beberapa perasaan cemas senantiasa membuat anda khawatir dengan kondisi anda dan janin. Dalam mengatasi beberapa perubahan yang terjadi selama kehamilan dan juga kecemasan yang berlebihan yang menyebabkan anda stres selama kehamilan, anda memerlukan relaksasi bagi ibu hamil.

Pengertian relaksasi adalah teknik dalam mengatasi kekhawatiran atau stress yang mengendorkan otot syaraf sehingga bersumber pada objek tertentu. Dalam keadaan relaksasi, seluruh tubuh dalam keadaan seimbang, dalam keadaan yang tenang dan otot menyeluruh dalam keadaan tubuh yang nyaman. Bagi ibu hamil metode ini sangat penting untuk memberikan pengaruh yang positif untuk kehamilan anda. Anda dapat melakukan tahapan relaksasi selama kehamilan diantaranya adalah dengan cara-cara berikut :

1.    Metode pernafasan

Pertama kali anda harus melakukan metode pernafasan dengan cara yang sangat sederhana yaitu dengan mengambil posisi yang nyaman, dapat dilakukan dengan posisi duduk atau berbaring. Usahakan untuk bersikap santai, pejamkan mata dan usahakan untuk membuat otot-otot di seluruh tubuh (terutama wajah dan otot kaki) mendapatkan posisi terbaik kemudian anda dapat bernafas melalui hidung sedikit demi sedikit. Latihan sederhana ini dapat anda lakukan selama 10 menit sampai 12 menit untuk memberikan kenyamanan bagi tubuh anda. Posisi terbaik dalam melakukan latihan pernafasan yaitu dengan menahan otot perut yang diikuti dengan tarikan nafas.

2.    Menenangkan perasaan

Relaksasi bertujuan untuk memberikan kenyamanan pada ibu hamil, anda dapat duduk dengan posisi bersila sambil meletakan kedua tangan di sebelah badan dan membuat siku lurus, kemudian angkat tangan pada sebelah samping ke kepala sambil menahan nafas hingga jari-jari tangan anda saling bertemu, turunkan ke depan dengan menembuskan nafas secara perlahan.

3.    Menggunakan waktu singkat untuk relaksasi

Anda dapat menggunakan waktu yang singkat untuk melakukan relaksasi selama kehamilan, ambil posisi duduk di kursi yang nyaman, usahakan duduk tegak. Anda dapat menyangga punggung dengan bantal dan buatlah kaki anda rileks, lakukan pernapasan denga tenang, tarik napas dan buang melalui mulut dengan perlahan, anda dapat mengulanginya hingga berulang kali sehingga membuat tubuh anda nyaman.

4.    Membuat suasana tenang

Anda dapat menenangkan pikiran dari dalam diri anda, usahakan untuk sabar dan tekun dalam menjaga kehamilan anda, usahakan sebelum anda mengawali rileksasi anda telah mendapatkan perasaan yang tenang. Bantuan musik yang lembut akan membuat anda mudah mendapatkan ketenangan, tutup mata anda dan konsentrasi dengan nafas yang teratur. 

Biarkan tubuh anda betul betul rileks dan mendapatkan kebahagian di dalam diri anda, lakukan latihan ini selama 20 menit kemudian perlahan lahan anda dapat membuka mata seusai melakukan latihan ini. Bila anda masih kesulitan di dalam mendapatkan ketenangan di dalam diri anda, anda dapat mengulangi latihan untuk mendapatkan posisi yang terbaik, makin sering berlatih anda dapat membuat suasana lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan dan menghindari beberapa keluhan yang sering dialami selama kehamilan.

Relaksasi dapat anda lakukan dengan teratur meskipun waktu yang sangat singkat anda dapat melakukannya dengan memilih salah satu rileksasi sesuai dengan kebutuhan anda.




SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 22 Desember 2016

Inilah Penyebab Plasenta Berkapur




Selama janin di dalam kandungan organ yang sangat penting yang membantu dalam tumbuh-kembang janin. Plasenta adalah suatu organ di dalam kandungan yang berfungsi dalam pertukaran produk-produk metabolisme dan peredaran darah ibu dan janin.

Menjaga kesehatan plasenta sangat penting mengingat selama di dalam kandungan bayi sangat tergantung pula pada plasenta. Pada kali ini kami akan membahas mengenai kelainan plasenta yaitu plasenta berkapur. Tujuannya agar anda waspada selama menjelang atau kehamilan berlangsung sehingga janin anda tetap memiliki plasenta yang sehat.


Plasenta atau dikenal dengan istilah ari-ari merupakan organ kehamilan yang dapat memberikan manfaat untuk asupan nutrisi dan oksigen dari ibu hamil ke janin bahkan dapat memproduksi hormon yang dibutuhkan selama kehamilan. Perkapuran yang terjadi di plasenta tidak berhubungan dengan penyakit ataupun proses degeneratif melainkan suatu hal yang normal apabila terjadi pada akhir minggu ke 38 kehamilan. Plasenta berkapur akan berbahaya apabila terjadi akibat adanya gumpalan darah beku yang dapat menyumbat pembuluh darah dan menggangu aliran darah dari rahim ke plasenta tersebut.


Plasenta berkapur dapat disebabkan karena gangguan kesehatan ibu hamil. Beberapa gangguan kesehatan yang memicu meningkatkan risiko plasenta berkapur diantaranya adalah preeklamsia berat, infeksi, hipertensi atau adanya antibodi abnormal. Sedangkan beberapa penelitian menyatakan bahwa gaya hidup tidak sehat wanita sebelum hamil atau ketika hamil akan memicu risiko yang tinggi terjadinya plasenta berkapur. Sangat disarankan bagi anda untuk mulai hidup sehat, menghindari merokok, minuman beralkohol ataupun junk food saat perencaan kehamilan.

Dampak Bagi ibu dan janin

Plasenta berkapur tidak akan memberikan dampak serius bagi ibu hamil. Meskipun pada beberapa kondisi ibu hamil disarankan melahirkan secara sesar karena induksi pemantauan ketat kondisi janin yang dikhawatirkan membahayakan ketika persalinan. Pertimbangan dokter melihat kondisi janin apakah dalam keadaan sehat atau stress sehingga operasi sesar akan diberlakukan pada kondisi stress janin.

Sedangkan pada janin akan berdampak penumpukan kalsium yang menyebabkan plasenta mati dan digantikan jaringan ikat. Hal ini tergantung pada perkapuran yang terjadi apabila semakin banyak maka akan mengganggu suplai nutrisi dan oksigen pada janin. Plasenta berkapur akan menyumbat pembuluh darah ke janin dan dapat memicu persalinan prematur apabila perkembangan janin terganggu.


Untuk mengatasi plasenta berkapur tindakan dokter sangat diperlukan. Hal ini untuk memastikan kecukupan oksigen dan nutrisi pada janin. Dokter akan mengukur pertumbuhan janin, cairan ketuban dan juga arus aliran darah pada janin. Tindakan selanjutnya dokter akan memberikan obat untuk pengencer darah sehingga aliran darah akan tetap berfungsi memberikan oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin.


Ibu hamil dapat menerapkan hidup sehat sebelum perencanaan kehamilan dan selama kehamilan dengan pola makan yang sehat, menjaga kebugaran dan menjauhi gaya hidup tidak sehat. Selain itu hindari pula stress dan selalu periksakan kesehatan anda ke dokter untuk memantau kandungan anda. Semua itu dilakukan untuk mencegah terjadinya plasenta berakapur.




SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 21 Desember 2016

3 Periode dalam Masa Nifas Setelah Persalinan





1. Puerperium dini

Puerperium dini yaitu kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan. Dalam agama Islam dianggap telah bersih dan boleh bekerja setelah 40 hari.

2. Puerperium intermedial

Puerperium Intermedial yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genitalis yang lamanya 6 – 8 minggu.

3. Remote puerperium

Remote Puerperium yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyaikomplikasi.


Lochia adalah cairan yang dikeluarkan dari uterus melalui vagina dalam masa nifas. Lochia bersifat alkalis, jumlahnya lebih banyak dari darah menstruasi. Lochia ini berbau anyir dalam keadaan normal, tetapi tidak busuk.

Pengeluaran lochia dapat dibagi berdasarkan  jumlah dan warnanya yaitu lokia rubra berwarna merah dan hitam terdiri dari sel desidua, verniks kaseosa, rambut lanugo, sisa mekonium, sisa darah dan keluar mulai hari pertama sampai hari ketiga.

1. Lochia sanginolenta berwarna putih bercampur merah , mulai hari ketiga sampai hari ketujuh.

2. Lochia serosa berwarna kekuningan dari hari ketujuh sampai hari keempat belas.

3. Lochia alba berwarna putih setelah hari keempat belas.

Dinding perut dan peritonium

Setelah persalinan dinding perut longgar karena diregang begitu lama, biasanya akan pulih dalam 6 minggu. Ligamen fascia dan diafragmapelvis yang meregang pada waktu partus setelah bayi lahir berangsur angsur mengecil dan pulih kembali.Tidak jarang uterus jatuh ke belakang  menjadi retrofleksi karena ligamentumrotundum jadi kendor. Untuk memulihkan kembali sebaiknya dengan latihan-latihan pasca persalinan.



SEMOGA BERMANFAAT

Cara Jitu Untuk Mencegah Serviks Inkompten




Serviks inkompeten adalah kondisi yang dapat terjadi saat kehamilan. Itu berarti bahwa serviks Anda telah menjadi lemah dan mungkin telah terdilatasi (atau terbuka), sehingga meningkatkan risiko keguguran. Untungnya, ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mendukung kesehatan serviks dan bayi Anda yang sedang berkembang.

Bekerja Sama dengan Dokter untuk Mencegah Kondisi Ini
          
1. Pahami apa itu serviks inkompeten.

Serviks inkompeten juga dapat disebut sebagai ketidakcukupan serviks (cervical insufficiency). Itu berarti bahwa serviks Anda telah memendek, membentuk corong, atau terdilatasi pada saat trimester kedua kehamilan Anda. Jika bentuk serviks berubah, ada potensi keguguran. 

Serviks Anda dapat berubah karena berbagai alasan, termasuk (di antara alasan-alasan lainnya) :

•  Riwayat bedah dan trauma serviks.
•  Riwayat laserasi serviks dengan persalinan vagina.
•  Cacat kongenital (kelainan anatomis).
           
2. Ketahui gejala-gejala serviks inkompeten.

Jika takut bahwa Anda mungkin berisiko terkena kondisi ini dan sedang mengalami masalah kesehatan, penting untuk mengetahui apa yang harus diwaspadai dalam hal menentukan apakah Anda mengalami serviks inkompeten atau tidak. 

Meskipun berbeda pada setiap wanita, gejala-gejala yang perlu diwaspadai meliputi :

• Kram perut dan nyeri punggung bawah.
• Buangan vagina.
• Pendarahan vagina.
           
3. Berikan riwayat medis lengkap Anda kepada dokter.

Anda akan harus sepenuhnya jujur dan terbuka mengenai riwayat medis Anda, termasuk riwayat aborsi yang mungkin Anda miliki. Informasi tersebut dapat berperan besar dalam menentukan apakah Anda berisiko mengalami serviks inkompeten atau tidak. 

Informasi yang akan harus Anda berikan meliputi :

• Prosedur bedah.
• Riwayat aborsi (baik pada trimester pertama ataupun kedua).
• Persalinan prematur.
      
4. Jadwalkan pertemuan untuk pemeriksaan

Pemeriksaan merupakan satu-satunya cara untuk menentukan apakah Anda memiliki serviks inkompeten atau tidak, atau apakah Anda berisiko mengalaminya atau tidak. Jika khawatir bahwa Anda mungkin mengalami kondisi ini, jadwalkan sonografi transvaginal pada minggu kehamilan Anda yang ke-14 sampai 16. 

Dokter akan dapat melihat apakah serviks terdilatasi (atau terbuka) secara abnormal atau tidak :

• Pada minggu ke-18 sampai 22, Anda dapat menjalani pemeriksaan ultrasonografi untuk mengukur serviks Anda.
• Jika tidak hamil, tetapi mencemaskan bahwa Anda mungkin mengalami serviks inkompeten dan khawatir akan anak-anak Anda di masa depan, Anda dapat menjalani pemeriksaan fisik, di mana serviks Anda akan diperiksa dan diukur untuk menentukan apakah serviks Anda berisiko atau tidak.
            
5. Diskusikan penjahitan serviks (cerclage) dengan dokter. 

Penjahitan serviks adalah sejenis jahitan yang dilakukan di bawah bukaan internal serviks, dan serviks dikencangkan dengan jahitan berbentuk melingkar (yang berarti serviks dikencangkan sehingga tidak dapat terdilatasi—atau terbuka—lebih lebar dari yang seharusnya). Ini sebenarnya merupakan cara terbaik untuk mencegah serviks inkompeten jadi jika Anda berisiko tinggi mengalami kondisi ini, bicarakan dengan dokter tentang prosedur.

• Jahitan dilakukan pada minggu kehamilan yang ke-12 sampai 14 dan diangkat kira-kira pada minggu kehamilan yang ke-36 sampai 38.

Mengubah Pola Hidup Anda
          
1. Hindari olahraga intens

 Anda harus menghindari semua olahraga yang memberi tekanan pada tubuh. Olahraga jenis itu dapat memengaruhi kekuatan serviks dan dapat menyebabkan Anda mengalami serviks inkompeten. Satu olahraga yang pasti aman untuk dilakukan adalah yoga. Anda sebaiknya mempraktikkan yoga dengan instruktur bersertifikat yang mengajar kelas yoga kehamilan. Kamu bisa lakukan :

• Lari, senam dan olahraga apa pun yang menggerakkan tubuh Anda ke atas dan bawah.

2. Banyak istirahat.

Merasa stres atau melakukan kerja fisik dapat menyebabkan Anda mengalami serviks inkompeten, terutama jika servis Anda memang sudah sedikit lemah. Stres berperan besar dalam tekanan darah dan kadar glukosa, di mana keduanya dapat memengaruhi kesehatan bayi dan kekuatan serviks. Biarkan diri Anda beristirahat dan relaks selama kehamilan untuk mencegah komplikasi apa pun :

• Lakukan latihan pernapasan untuk menjaga diri Anda tetap tenang.
• Lakukan meditasi setiap hari untuk tetap relaks.
• Hindari mengangkat benda berat dan sebagian besar pekerjaan fisik lainnya.

3. Hindari zat-zat beracun seperti alkohol dan rokok.

Zat-zat tersebut diketahui tidak baik untuk bayi Anda, jadi Anda harus menghindari zat-zat tersebut tidak peduli apakah Anda memiliki serviks yang lemah atau tidak. Mengenai serviks inkompeten, zat-zat seperti alkohol dan narkoba diketahui mengubah pengambilan keputusan Anda, yang dapat menyebabkan Anda cedera dan mengalami serviks inkompeten. Menjauhlah dari :

• Alkohol.
• Tembakau jenis apa pun.
• Obat-obatan yang dapat disalahgunakan.
• Kafein.
           
4. Hindari penggunaan obat-obat tertentu. 

Anda harus menghindari obat tocogenic. Tocogenic adalah istilah yang mendeskripsikan stimulasi kontraksi rahim. Khususnya, usahakan untuk menghindari obat-obat di bawah ini (kecuali diinstruksikan yang sebaliknya oleh dokter) :

•  Misoprostol (Citotec).
•  Dinoprostone (Cervidil).
•  Methylergometrine (merk dagang Methergine).
•  Ergotamine (Ergomar).
•  Oksitosin.
            
5. Jadwalkan pemeriksaan dengan dokter kandungan setiap bulan. 

Jika cemas bahwa Anda mungkin berisiko mengalami serviks inkompeten, Anda sebaiknya periksa ke dokter kandungan setidaknya sekali sebulan (jika tidak lebih sering) untuk memastikan kehamilan Anda berjalan lancar.

Memperkaya Pola Makan Anda
             
1. Tingkatkan jumlah asam folat yang Anda konsumsi setiap hari. Asam folat (yang juga dikenal sebagai vitamin B) sangat penting terutama selama kehamilan karena menstimulasi pembelahan dan pertumbuhan sel.

• Anda bisa mendapatkan banyak asam folat dengan mengonsumsi multivitamin prenatal yang mengandung 0,5 mg asam folat dua kali sehari, atau menurut petunjuk dokter.
          
2. Tingkatkan jumlah kalsium yang Anda konsumsi setiap hari. 

Kalsium berperan dalam perkembangan gigi, tulang, pembuluh darah, dan otot bayi Anda. Kalsium juga akan menjaga serviks tetap kuat. Anda dapat mengonsumsi suplemen kalsium tetapi Anda juga dapat meningkatkan asupan makanan kaya kalsium, seperti :

•  Susu dan produk susu lainnya seperti yoghurt dan keju.
•  Sayuran seperti brokoli, kubis keriting, bendi, dan kacang Arab.
•  Kacang-kacangan seperti almon, kacang Brazil, kacang hazel, dan biji wijen.
•  Buah-buahan seperti aprikot, ara, dan currant.
            
3. Tingkatkan asupan magnesium Anda

Beberapa penelitian baru-baru ini telah menunjukkan bahwa magnesium dapat mengurangi peluang Anda mengalami kontraksi rahim prematur (kontraksi ini dapat menyebabkan serviks inkompeten). Sumber bagus magnesium meliputi :

• Bayam dan Swiss chard.
• Biji labu, kacang kedelai, biji wijen, dan biji bunga matahari.
• kacang hitam, kinoa, kacang navy, dan kacang kedelai.
           
4. Konsumsi cukup vitamin D. 

Penting untuk memiliki kadar vitamin D yang sehat selama kehamilan dan tepat setelah melahirkan karena membantu meregulasi kadar fosfat dan kalsium dalam tubuh. Anda seharusnya berusaha mengonsumsi 10 mikrogram vitamin D setiap hari. Anda dapat mengonsumsi suplemen atau memakan makanan kaya vitamin D seperti :

• Salmon liar.
• Makerel.
• Jamur.
• Susu, yoghurt, dan keju.
• Kuning telur.

           
1. Ketahui bahwa bayi Anda masih dapat lahir dengan sehat. 

Penting untuk mengingat untuk tidak panik jika Anda didiagnosis menderita serviks inkompeten. Anda masih dapat melahirkan seorang bayi yang bahagia dan sehat tetapi Anda harus mengikuti petunjuk dokter. Ada dua pendekatan untuk mengatasi serviks inkompeten: pendekatan medis dan pendekatan bedah.
           
2. Bicarakan dengan dokter tentang pendekatan medis. 

Jika serviks inkompeten Anda tidak terlalu parah (maksudnya serviks belum terdilatasi terlalu lebar), Anda mungkin sebaiknya mempertimbangkan pendekatan medis. Itu berarti istirahat di tempat tidur pada sebagian besar waktu, menghentikan semua kegiatan seksual, dan mengonsumsi obat. Obatnya yaitu indomethacin.

• Indomethacin : Obat ini juga disebut dengan merk dagangnya, yaitu Indocin, Indocin SR, dan Tivorbex. Obat ini adalah NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid) yang menurunkan risiko persalinan prematur pada pasien yang mengalami serviks lebih pendek sebelum 24 minggu kehamilan. Dosis yang digunakan adalah 100 mg satu kali, diikuti dengan 50 mg setiap 6 jam selama 48 jam, atau menurut petunjuk dokter. Perawatan ini seharusnya hanya diberikan oleh dokter spesialis.[13]
             
3. Diskusikan pendekatan bedah dengan dokter. 

Penjahitan serviks telah dibahas di Metode 1 sebagai sebuah cara untuk mencegah serviks inkompeten, tetapi ini juga merupakan cara untuk merawat kondisi tersebut. Seperti yang telah disebutkan di atas, jahitan dilakukan pada bukaan serviks, sehingga menjaga bukaan tersebut tertutup untuk mencegah keguguran. Sebelum melahirkan, jahitan akan diangkat sehingga Anda dapat melahirkan secara alami.




SEMOGA BERMANFAAT

Senin, 19 Desember 2016

Tips Untuk Kenali Penyebab Kurangnya Oksigen Pada Bayi




Jangan anggap bahwa kurang oksigen pada bayi merupakan hal yang umum dan dapat ditangani oleh bantuan medis. Taukah anda bahwa bayi yang lahir kekurangan oksigen akan berakibat fatal apabila telat penanganannya. Kekurangan oksigen dapat memicu autisme, epilepsi dan cedera otak pada bayi. Bahkan dalam tumbuh-kembangnya, anak yang kekurangan oksigen akan kesulitan dalam belajar sehingga menggangu keseimbangan dan koordinasi tubuhnya.

Sebelum mengetahui lebih lanjut dampak kekurangan oksihen pada bayi lahir. Hal terpenting adalah melakukan upaya agar bayi lahir tidak mengalami kekurangan oksigen sehingga terhindar dari resikonya. Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab - penyebab bayi lahir kekurangan oksigen. Bayi lahir kekurangan oksigen atau dikenal dengan hipoksia janin/hipoksia perintal. Ini diakibatkan karena penurunan kadar oksigen di dalam darah.

Adapun faktor yang berhubungan dengan penyebab bayi yang lahir kekurangan oksigen diantaranya timbul ketika hamil dan persalinan, yaitu :

1. Tali pusat yang terbelit

Pada saat persalinan tali pusat terpelintir sehingga akan berkaitan dengan posisi bayi. Terbelitnya tali pusat akan mempengaruhi nutrisi ke dalam janin salah satunya adalah asupan oksigen yang terhambat. Sehingga apabila terjadi tali pusat yang terbelit maka akan membahayakan posisi janin.

2. Tali pusat mencekik Leher

Gerakan ketika bayi hendak mengalami posisi turun menyebabkan tali pusat melilit di leher. Sehingga diperlukan pemantauan selama melahirkan yang cermat karena apabila leher bayi terlilit tali pusat maka akan menyebabkan sulit mendapatkan pasokan oksigen.

3. Ketuban pecah sebelum terjadi persalinan

Apabila usia kehamilan lewat waktu yang menyebabkan ketuban pecah sebelum terjadi persalinan sehingga menyebabkan plasenta terganggu karena adanya hambatan dalam pertukaran oksigen yang menyebabkan resiko hipoksia pada janin.

4. Bayi saat keluar lahir

Proses lahir yang sulit dan menyebabkan terjebaknya janin di dalam lahir akan menyebabkan bayi kekurangan oksigen. Kondisi ini mengharuskan ahli medis bergerak cepat dalam penanganan bayi yang sulit keluar lahir.

5. Pengaruh Konsumsi Obat Selama Kehamilan/Persalinan

Disarankan untuk ibu hamil untuk mengkonsumsi obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Salah satunya untuk menghindari bayi lahir kekurangan oksigen.

6. Penyakit yang diderita ibu hamil

Kondisi kesehatan ibu hamil akan memicu kekurangan oksigen diantaranya adalah gagal jantung, diabetes melitus atau hipertensi. Pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil sangat penting dilakukan apalagi menjelang persalinan untuk memantau kondisi ibu dan janin. 


1. Memiliki Skor Agar yang rendah. Skor Agar dapat membantu untuk melihat oksigen di dalam bayi. Dengan melakukan serangkaian test untuk melihat respon bayi.
2. Memiliki PH yang rendah dalam tali pusatnya yang menandakan kekurangan oksigen.
3. Kesulitan menelan susu dan kesulitan tidur
4. Mengalalmi napas terhenti pada beberapa waktu, bahkan pada bayi yang baru lahir mengalami kejang.

Dengan demikian bagi anda yang telah mengetahui penyebab bayi lahir kekurangan oksigen maka anda dapat menghindarinya dengan memantau posisi bayi menjelang persalinan pada ahli medis sehingga dapat terhindar dari bayi lahir kekurangan oksigen.


SEMOGA BERMANFAAT

Minggu, 18 Desember 2016

Gangguan Penyakit Anemia dialami Oleh Ibu Hamil




Hamil dan bisa memiliki keturunan merupakan impian semua wanita. Konon, seorang wanita belum menjadi wanita seutuhnya jika belum hamil dan melahirkan. Maka, tidak heran jika apapun akan dilakukan oleh para wanita yang telah menikah supaya mereka bisa hamil dan alangkah sedihnya jika divonis tidak bisa hamil dengan berbagai alasan medis. Hamil adalah sebuah anugerah yang terindah diberikan oleh Tuhan pada umatNya, akan tetapi di balik itu, semua orang tahu bahwa 9 bulan masa proses kehamilan bukanlah sesuatu yang mudah. Ada banyak gangguan yang harus dialami oleh para wanita mulai dari awal kehamilan hingga proses melahirkan.

Hamil adalah anugerah namun hamil bukan proses yang mudah. Semua wanita harus mempersiapkan diri menghadapinya dengan penuh keyakinan dan kekuatan baik secara fisik maupun mental. Pada masa kehamilah beragam penyakit dan keluhan sering muncul dan harus siap dengan semua ini. Nah, apa saja sih gangguan yang sering dialami oleh para ibu hamil? Mari kita simak dalam uraian berikut ini.

1. Morning Sickness

Penyakit ibu hamil yang paling umum terjadi di awal kehamilan adalah morning sickness. Penyakit yang satu ini berupa pusing, mual, lemas, dan muntah-muntah di pagi hari. Semua itu adalah akibat adaptasi terhadap hormon kehamilan yang jumlahnya banyak di dalam tubuh seorang wanita. Kadar mual dan muntah setiap orang berbeda, ada yang rendah hingga parah. Untuk yang kadarnya rendah bisa jadi hanya muntah di pagi hari, tapi  setelah itu bisa beraktifitas sehari-hari dengan baik. Namun, ada juga ibu hamil yang mengalami muntah secara berlebihan hingga akhirnya menyebabkan dehidrasi dan membutuhkan perawatam lebih intensif.

2. Pendarahan

Hal ini dimungkinkan terjadi karena aktivitas fisik yang berat di saat kondisi tubuh yang lemah. Sebetulnya pendarahan pada masa kehamilan bisa dianggap wajar, namun jika pendarahan terjadi terus menerus, diiringi rasa sakit, bahkan darah berbau sebaiknya segera mengkonsultasikannya kepada dokter kandungan agar bisa diketahui sejak dini apa yang menjadi penyebabnya untuk kemudian diberikan perawatan yang tepat agar tidak membahayakan jabang bayi.

3. Hyperemesis Gravida

Yaitu sebuah kondisi parah dari morning sickness. Ibu hamil yang mengalami ini biasanya harus melakukan perawatan intensif di rumah sakit hingga kondisinya membaik. Ibu yang mual dan muntah biasanya disertai dengan nafsu makan yang menurun dengan drastis hal inilah yang menyebabkan sang ibu menjadi dehidrasi dan kekurangan cairan tubuh kemudian menjadi lemas. Kondisi ini akan membahayakan sang janin, karena itulah harus dilakukan perawatan secara intensif oleh dokter agar si ibu bisa kembali segar dengan janin yang sehat dan terus berkembang dengan baik.

4. Keguguran

Yaitu kondisi ke luarnya bayi dari rahum karena berbagai alasan, misalnya rahim yang lemah, kurang nutrisi, benturan, hingga pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi si ibu hamil. Maka, sebaiknya ibu hamil harus benar-benar memerhatikan apa yang dikonsumsi, jangan sampai salah memakan obat dan terlalu berat beraktifitas karena akan memengaruhi kesehatan dirinya dan janin yang dikandung.

5. Polihydramnions

Yaitu kondisi air ketuban yang sangat banyak yang akhirnya mengganggu janin yang sedang dikandungnya.

6. Pre eclampsia

Yaitu penyakit kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria (kelebihan protein di dalam urin) pada si ibu hamil. Efek lanjutan bisa membuat keguguran kandungan.

7. Hemoroid/ambeien

Yaitu kondisi sakit di lubang anus akibat pembuluh darah yang mengalami pembengkakan. Hal ini terjadi akibat pertumbuhan bayi di dalam rahim yang menekan pembuluh darah tubuh bagian bawah.

8. Heartburn

Yaitu kondisi dada yang seperti terbakar akibat metabolisme asam lambung yang naik ke kerongkongan. Penyebabnya adalah karena kondisi hormon serta makanan yang dikonsumsi.

9. Susah Tidur

Susah tidur banyak terjadi ketika kehamilan menginjak trimester ketiga. Hal ini terjadi akibat jumlah hormon yang melimpah di dalam tubuh serta metabolisme ginjal yang cepat.

10. Sering Buang Air Kecil

Hal ini karena metabolisme ginjal yang cepat dan juga karena tertekannya kantung kemih oleh rahim yang terus membesar. Akibatnya kantung kemih cepat terisi.

11. Anemia

Yaitu kondisi kurang darah akibat volume darah yang drastis meningkat tanpa disertai peningkatan jumlah sel darah merah. Hal ini juga bisa terjadi akibat kurang asam folat, zat besi, atau pun pendarahan. Gejala yang terasa berupa letih, lesu, dan lemah.

12. Diabetes Gestasional

Yaitu diabetes (kondisi tubuh yang kelebihan glukosa akibat fungsi insulin yang terganggu) yang terjadi hanya pada ibu hamil. Penyebabnya adalah hormon dari plasenta yang mengganggu produksi insulin si ibu. Penyakit ini hanya sementara dan jika sudah melahirkan biasanya normal kembali.

Itulah beberapa di antaranya penyakit ibu hamil yang sering terjadi.




SEMOGA BERMANFAAT

Jumat, 16 Desember 2016

Cara Jitu Prenatal Yoga Pose Agar Bayi Cepat Masuk Panggul




Gerakan senam untuk ibu hamil agar bayi cepat masuk panggul menjadi sebuah cara dan rahasia bagi ibu hamil yang ingin melakukan persalinan normal. Pada dasarnya untuk mendapatkan persalinan normal maka ibu hamil harus mulai melatih otot dasar panggul sejak awal. Panggul memiliki peran yang sangat penting karena membantu gerakan ibu hamil saat akan melahirkan. Panggul bisa membuka dan menutup sesuai dengan gerakan tubuh. Ketika panggul membuka dengan baik maka ada ruangan yang lebih luas untuk janin sehingga janin bisa masuk ke jalur kelahiran dengan normal. 

Berikut ini beberapa hal yang perlu anda kenal ketika akan melakukan gerakan panggul untuk senam ibu hamil :

Latihan Panggul Menahan Pendek

Anda bisa  melakukan gerakan ini untuk memperkuat persiapan otot panggul menjelang kelahiran. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan duduk atau berbaring dengan nyaman. Biarkan kedua lutut anda terpisah dengan jarak sedikit saja. Cobalah untuk menarik otot di sekitar punggung. Gerakan ini bisa anda rasakan ketika anda mencoba untuk menahan kentut saat berdiri. Setelah itu cobalah untuk menekan otot pada bagian vagina dan kandung kemih. Lakukan gerakan ini selama satu hingga dua detik saja. Ulangi beberapa gerakan ini selama beberapa kali kemudian buat diri anda merasa lebih nyaman.

Gerakan Panggul Menahan Panjang

Anda bisa mencoba gerakan ini dengan duduk dan buat jarak pada bagian lutut. Kemudian berikan tekanan dan tarikan untuk otot di sekitar punggung. Tahan otot vagina dan kandung kemih sehingga anda meresa seperti menahan buang air kecil. Lakukan gerakan ini selama empat detik. Pastikan anda tidak menahan nafas saat melakukan latihan ini. Anda bisa berhenti kemudian melanjutkan gerakan lagi ketika tubuh anda merasa lelah. Jika latihan ini dilakukan secara teratur maka bisa membuat proses kelahiran menjadi lebih cepat. Dari video berikut, anda bisa mengetahui berbagai gerakan senam untuk ibu hamil agar bayi cepat masuk panggul.

Mengapa Perlu Latihan Gerakan Panggul

Pada awalnya mungkin ibu hamil akan merasa lelah ketika melakukan gerakan ini. Hal tersebut memang terjadi pada semua ibu hamil yang mulai untuk melakukan gerakan panggul. Namun latihan dasar gerakan panggul memang sangat penting untuk ibu hamil. Bagian dasar panggul berperan untuk mendukung sistem kemih, usus dan rahim. Jika anda mencoba untuk mengatur gerakan pada kandung kemih maka bisa membuat otot rahim juga menjadi lebih kuat. Jika anda memiliki dasar panggul yang lemah maka akan sulit untuk menekan otot di bagian kandung kemih bawah dan ini berarti bisa mempersulit proses kelahiran. Bahkan latihan dasar panggul juga sangat baik untuk melatih gerakan otot vagina sehingga juga akan mendukung proses kelahiran.

Tidak semua jenis gerakan senam untuk ibu hamil harus dilakukan di pusat senam atau layanan kesehatan untuk ibu hamil. Anda bisa mencoba untuk melakukan berbagai gerakan di atas ketika waktu senggang atau sedang tidak sibuk. Berbagai gerakan panggul akan mendorong janin  menempati posisi yang benar yaitu kepala dibagian bawah dan mencegah sungsang. Jadi anda bisa menggunakan latihan dasar panggul sebagai latihan terbaik untuk membuat tubuh siap menghadapi proses kelahiran. Penting untuk diperhatikan adalah latih nafas anda selama latihan sehingga anda juga bisa melatih pernafasan menghadapi kelahiran.




SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 15 Desember 2016

Cara Jitu Menyiapkan Bayi Pandai Sejak dalam Kandungan dengan Musik




Kualitas Otak Janin dipengaruhi oleh :

1. Perkembangan positif dalam kandungan

o Kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil
o Asupan protein, karbohidrat, dan mineral terpenuhi dengan baik, bukan hanya ketika mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung
o Tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya

2. Kasih sayang/penerimaan

o Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki
o Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,
o Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami
o Support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tentram

3. Perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya/stimulasi

o Memberikan rangsangan/stimulasi dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya
o Karena secara emosional akan terjadi kontak
o Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan zat-zat rasa senang, sehingga     bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang
o Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar     bayi akan terstimuli juga ikut gelisah
o Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang
o Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan    rangsangan negatif pada bayi


Menstimulus bayi dalam kandungan bisa dilakukan oleh semua ibu bahkan ibu-ibu pekerja sekalipun, diperlukan waktu 3 - 6 menit per hari asal dilakukan rutin/konsisten dan juga dengan senang hati.

1. Permainan Gendang Dasar (minggu ke-17)

Cukup menyediakan gendang kecil dan alat pemukulnya (bisa dengan pena) gendang tersebut ditempelkan di perut dan tabuhlah secara beraturan.

o Pada minggu pertama latihan, cukup dengan menabuhkan gendang, jeda 1/2 detik dan tabuh lagi sehingga membentuk 2 ketukan, jeda 3 detik dan lakukan berulang selama 1 menit. Lakukan irama ketukan yg sama untuk waktu 1 minggu, sesudah itu bisa ke 3 ketukan atau variasi 2 – 3 ketukan.
o Lakukan latihan ini secara rutin dan setiap pengenalan irama dilakukan sekitar 1 minggu sehingga  membuat bayi menjadi terbiasa dg bunyi. Perhatikan respon bayi.

2. Permainan Bayi Menendang (minggu ke-20) Sediakan majalah/ koran yg digulung untuk menguatkan suara

o    Ketika bayi mulai menendang, tepuk/ tekan bagian dimana terasa tendangan si bayi.
o Setelah beberapa hari, tambahkan kata “tendang” pada saat yang sama ketika ibu menepuk/menekan, gulungan kertas digunakan sebagai pengeras suara ke arah perut.

3. Permainan Kata (minggu ke-28)

Kata utama yang dilatihkan ke bayi pralahir adalah kata-kata yang diasosiasikan dengan indra bayi pralahir seperti sentuhan (Usap, Tepuk, Tekan, Guncang, Ketuk)gerakan (Bediri, Duduk, Ayun, Goyang), Suara (musik, keras, bising), dan yang terakhir adalah visual (Terang, gelap).

Pada saat melakukan latihan ini, tahap pertama cukup mengenalkan kata-kata yang berasosiasi dengan sentuhan selama sekitar 1 minggu. Dan ulang gerakan/kata sebanyak 3 kali setiap latihan.

Contoh : cari bagian punggung / pantat bayi. Rapatkan jari-jari dan “tepuk” lah perut Anda sambil mengatakan “Tepuk”. Lakukan 3 kali, dan baru mulai dengan kata yang lain. 

Ketiga permainan ini bisa diawali atau pun diakhiri dengan memperdengarkan musik ataupun nyanyian yang dibawakan oleh Ibu. Posisi terbaik untuk melakukan stimulus ini adalah ketika si ibu berbaring telentang dengan sedikit miring, dan juga yang paling penting adalah lakukan permainan ini ketika ibu merasa gembira. Berbagai kebiasaan balita sebenarnya sudah terbentuk saat mereka masih dalam kandungan. Misalnya Makan :

a. Pada usia kehamilan 8 minggu, indera perasa mulai muncul pada lidah bayi
b. Pada minggu ke-12 bayi sudah dapat menelan, dan
c. Mengecap rasa pada usia 20 minggu sebelum kelahiran

Beberapa kebiasaan baik yang dibentuk secara konsisten oleh ibu - ibu hamil pada dirinya dan bayinya selama kehamilan dapat mengurangi pelbagai kesulitan yang mungkin timbul ketika sang anak sudah lahir kedunia.

Secara teratur mendengar irama musik tertentu (atau mendengarkan suara orang mengaji, misalnya) atau bercerita dan berdendang untuk si jabang bayi dalam kandungannya, atau melakukan relaksasi, akan memungkinkan ibu-ibu hamil bisa menjalin komunikasi dan membina hubungan positif dengan bayinya.




SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 14 Desember 2016

Perubahan Normal Selama Postpartum Pada Ovarium dan Tuba Falopi





1. Uterus


a) Plasenta lahir :  TFU (setinggi pusat), berat uterus 1000 gram, diameter uterus  12,5 cm dan palpasi cervik teraba lunak / lembut.
b) 7 hari post partum : TFU ( pertengahan antara pusat symphisis), berat uterus 500 gram, diameter uterus 7,5 cm dan palpasi cervik 2 cm.
c) 2 minggu post partum : TFU tidak teraba, berat uterus 350 gram, diameter uterus 5 cm dan palpasi cervik 1 cm.
d) 6 minggu post partum : TFU normal, berat uterus 60 gram, diameter uterus 2,5 cm, dan palpasi cervik menyempit.

2. Lochea

Lochea adalah ekskresi cairan rahim selama masa nifas yang mengandung darah dan sisa jaringan desidua yang nekrotik dari dalam uterus. Lochea mempunyai perbahan karena proses involusi.


a) Lochea rubra / merah ( kruenta)

Muncul pada hari 1 sampai hari ke 4 masa post partum. Cairan yang keluar berwarna merah mengandung darah segar, jaringan sissa-sisa plasenta, didinding rahim, lemak bayi, lanugo dan mekonium.

b) Lochea sanguinolenta

Berwarna merah kecoklatan dan berlendir. Berlangsung dari hari ke 4 sampai hari ke 7 postpartum.

c) Lochea serosa

Lochea ini berwarna kuning kecoklatan karena mengandung serum, leukosit, dan laserasi plasenta. Muncul pada hari 7 sampai hari ke 14 post partum.

d) Lochea alba

Mengandung leukosit, sel desidua, sel epitel, selaput lendir serviks dan serabut jaringan yang mati. Berlangsung selama 2 sampai 6 minggu post partum.

3. Cervik

Cervik  mengalami involusi bersama – sama dengan uterus. Warna cervik merah kehitam-hitaman karena penuh pembuluh darah. Konsistensi lunak, kadang terdapat laserasi. Karena laserasi yang terjadi selama dilatasi, servik tidak pernah kembali pada keadan sebelum hamil.

Bentuknya seperti corong karena disebabkan oleh korpus uteri yang mengadakan kontraksi, sedangkan serviks tidak berkontraksi sehingga pada perbatasan antara korpus uteri dan serviks terbentuk cincin. Muara serviks yang berdilatasi 10 cm pada waktu persalinan menutup secara bertahap. Setelah bayi lahir, tangan masih bisa masuk ke rongga rahim, setelah 2 jam dapat dimasukki 2-3 jari, pada minggu ke 6 postpartum serviks menutup.

4. Ovarium dan tuba falopi

Setelah kelahiran plasenta, produksi estrogen dan progesteron menurun, sehingga menimbulkan mekanisme timbal balik dari siklus menstruasi. Dimana dimulainya kembali proses ovulasi sehingga wanita bisa hamil kembali.

5. Vulva dan vagina

Vulva dan vagina mengalami penekanan serta peregangan yang sangat besar selama proses persalinan dan akan kembali secara bertahap dalam 6-8 minggu postpartum. Penurunan hormone estrogen pada masa postpartum berperan dalam penipisan mukosa vagina dan hilangnya rugae. Rugae akan terlihat kembali pada sekitar minggu ke 4.



SEMOGA BERMANFAAT

Selasa, 13 Desember 2016

Cara Jitu Menggunakan Kata - kata Afirmasi




Alam bawah sadar merupakan bagian yang terbesar yang merekam segala informasi yang masuk ke dalam pikiran kita. Alam bawah sadar dapat juga dikatakan sebagai pengelola setiap organ-organ kita secara otomatis. Kalau di dalam pesawat kita sebut sebagai “Pilot otomatis”. dalam Hypnobirthing Afirmasi dan visualisasi sangat diperlukan untuk membantu mewujudkan cita-cita dan harapan ibu dalam menjalani proses kehamilan dan persalinannya nanti.

Afirmasi adalah pernyataan pribadi positif yang memodifikasi keyakinan pribadi negatif dan harapan, dan memotivasi dan mempengaruhi kita ke arah yang baru. Afirmasi sebagai pernyataan positif yang diucapkan berulang-ulang agar menjadi bagian dalam diri seseorang sesuai keinginan. Affirmasi dapat meliputi pola pikir, perasaan maupun perilaku. Sedangkan visualisasi adalah membayangkan dengan melibatkan intensitas emosi yang kuat pada hal-hal yang diinginkan. Jika kita mampu membuat visualisasi dengan jelas, nyata berwarna dan rasanya benar-benar ada, sebenarnya kita sudah berada dalam kondisi tersebut.

Intinya Visualisasi adalah menggambarkan kondisi yang diinginkan menjadi kenyataan. Sedangkan Affirmasi adalah kegiatan memberikan motivasi pada diri sendiri bahwa dapat berhasil.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam hypnobirthing afirmasi dan visualisasi harus dilakukan dengan positif dan benar. Karena cara melakukan affirmasi yang tidak benar, tak akan memiliki pengaruh apa-pun dengan yang kita inginkan. Yang perlu diperhatikan disini adalah : Afirmasi harus positif dan harus langsung menembus alam bawah sadar kita. Alam bawah sadar memiliki potensi membangkitkan kebiasaan baru dan perubahan yang sesungguhnya.

Bagi Anda yang sudah sering melakukan relaksasi hypnobirthing namun belum mendapatkan hasil yang maksimal mungkin kita perlu melakukan Check dan Re-check affirmasi yang kita telah lakukan selama ini. Afirmasi positif adalah suatu pernyataan yang diucapkan dalam struktur yang positif yang berfungsi menanamkan harapan yang positif , mendorong keberanian dan ditujukan untuk ditanamkan kepada alam bawah sadar sehingga menjadikannya satu program ataupun kebiasaan yang bermanfaat.

Afirmasi positif akan empowering ourlife yaitu membuka mesin kekuatan tersembunyi yang kita miliki yaitu alam bawah sadar kita. Bagaimana anda dapat menghubungi alam bawah sadar adalah dengan menembus hingga ke gelombang alfa dalam pikiran kita dan memberikan perintah sesuai dengan yang kita inginkan. Dengan masuk ke gelombang alfa dalam pikiran berarti kita membuka pintu alam bawah sadar kita, masuk ke dalamnya melalui perintah berbentuk affirmasi. Perlu diingat bahwa otak kita, bawah sadar kita, hanya mengetahui dan memproses bentuk positif dari suatu perintah.

Misalnya : Saya merasa nyaman dan santai saat kontraksi berlangsung. Maka perintah yang diproses adalah “nyaman dan santai”. Namun jika afirmasinya adalah saya tidak merasa sakit saat kontraksi berlangsung, maka perintah yang dilakukan adalah “sakit”. Maka yang terjadi adalah ketika proses persalinan terjadi dan kontraksi berlangsung Anda akan tetap merasakan sakit .

Apa yang dilakukan untuk membuka dan mempengaruhi alam bawah sadar tersebut sehingg maksud dan tujuan Anda berhasil? Berikut beberapa cara yang dapat di gunakan antara lain :

1. Repertisi / Pengulangan

Dengan kita terus melakukan sesuatu hal secara terus menerus, atau mengulang affirmasi tersebut secara terus menerus, maka secara tidak langsung alam sadar dan alam bawah sadar kita akan terbiasa menerima informasi yang sama terus menerus. Perulangan tersebut akan menjadi kebiasaan yang disimpan oleh alam bawah sadar tersebut.

2. Emosi yang Intens

Kondisi emosi yang intens, seperti saat kita sedih, marah, ataupun sedang sangat terfokus (bersemangat) dapat membangkitkan gelombang alfa. Sehingga apa-pun yang terarfirmasi saat itu, akan langsung menjadikannya perintah yang informasinya akan disimpan oleh alam bawah sadar kita.

3. Kondisi Rileks

Kondisi rileks membuka pintu ke alam bawah sadar kita hingga terbuka. Relaksasi seperti meditasi, hypnobirthing menjadi cara yang bisa membangkitkan gelombang alfa.

4. Hypnobirthing

Hypnobirthing merupakan cara cepat, membuka gelombang alfa. Ketika seseorang sedang dalam kondisi hypnosis, itulah saat yang mudah untuk mempengaruhi alam bawah sadar seseorang.

Oleh sebab itu , afirmasi yang optimis akan membantu anda dalam mewujudkan cita-cita dan harapan yang ingin Anda capai. Afirmasi tersebut akan mengubah hal-hal yang negatif menjadikannya positif yang berarti memberikan ruang harapan dalam alam bawah sadar kita untuk melakukan perilaku yang positif dan menetralisir efek-efek negatif yang akan timbul.

Anda dapat menggunakan affirmasi untuk meningkatkan rasa percaya diri, menyembuhkan luka batin, menambah keyakinan, atau pun sekedar melakukan rileksasi dengan affirmasi. Contoh affirmasi :

Saya setiap hari bertambah percaya diri dalam menghadapi persalinan.
Setiap tarikan napas membuat saya relaks.

Afirmasi bukanlah sekedar kata-kata yang diulang-ulang tanpa jiwa di dalamnya. afirmasi harus diucapkan dengan penuh perasaan. Rasakan apa yang Anda ucapkan. Semakin banyak dari muatan emosional Anda dapat membawa ke sebuah penegasan semakin efektif dan cenderung lebih cepat menjadi terintegrasi ke dalam ke memori Anda

Setelah mengucapkan kalimat afirmasi, Jangan membatalkan afirmasi Anda! Seringkali afirmasi tidak bekerja karena Anda sendiri yang membatalkannya secara tidak sadar. ya karena kita setiap waktu melakukan self-talk yaitu komunikasi dengan atau dalam diri sendiri. Menurut penelitian, secara umum orang melakukan self-talk 65.000 kata per hari. Dan kalau Anda mempercayai penelitian, 77 % dari self-talk tersebut adalah self talk negative. Bayangkan Anda melakukan affirmasi ” saya setiap hari bertambah percaya diri menghadapi persalinan” di satu sisi dan di sisi yang lain self-talk Anda berkata ” Ah mana mungkin ! persalinan kan menyeramkan ” , “Saya gak bisa “, ” Sulit deh ” dan lain-lain. Evaluasikan kembali self-talk Anda dan ganti dengan self-talk positif dan bermanfaat buat diri Anda.

Anda harus menyusun struktur affirmasi yang baik dengan bentuk kalimat posif dalam menyatakan keinginan dan waktu sekarang ( present) bukan waktu mendatang ( future ) serta spesifik. 

Contoh kalimat positif dalam menyatakan keinginan :

Saya sedang menciptakan ketenangan dalam diri saya.

Contoh kalimat negative dalam menyatakan keinginan :

Saya sedang menghilangkan rasa cemas.

Contoh affirmasi waktu sekarang :

Saya setiap hari bertambah percaya diri menghadapi proses persalinan.

Contoh affirmasi waktu mendatang :

Saya akan bertambah percaya diri menghadapi proses persalinan.

Afirmasi juga harus memenuhi logika yang wajar dan tidak menimbulkan konflik.

Lakukan affirmasi sesering mungkin dan disiplin setiap hari. Anda tidak bisa berharap mendapatkan manfaat dari afirmasi dengan melakukannya sesekali waktu. Afirmasi itu ibarat mengganti isi gelas yang sebelumnya terisi kopi dengan susu tanpa membuang kopinya terlebih dahulu. Praktis Anda harus mengisi gelas berisi kopi tersebut dengan susu terus menerus sampai berubah menjadi susu sepenuhnya.

Selain Anda melakukan afirmasi Anda dengan perasaaan, akan lebih optimal dan kuat hasilnya apabila Anda menggabungkan dengan visualisasi. Anda sambil mengatakan affirmasi percaya diri dengan merasakan bagaimana rasanya percaya diri dan membayangkan diri Anda SUDAH percaya diri. Anda mengafirmasikan nyaman dan lancar saat persalinan, maka Anda merasakan nyaman dan lancar dan membayangkan semuanya benar-benar nyaman dan lancar.



SEMOGA BERMANFAAT